Pengelolaan dan Pengembangan Store PSMS Medan

Kategori:

Commertialization & Revenue Stream

Klien:

PSMS Medan

Durasi:

1 Musim

By:

Diboost Sport

Turning Passion Into Culture

Di Kota Medan, nama PSMS Medan tidak pernah sekadar berdiri sebagai klub sepak bola. Ia menjelma menjadi denyut emosional kota — sebuah lambang kebanggaan yang diwariskan lintas generasi, dari tribun tua hingga percakapan warung kopi di sudut jalan.

Bagi banyak orang, PSMS bukan hanya pertandingan setiap akhir pekan. PSMS adalah cerita masa kecil, simbol loyalitas, sekaligus identitas urban yang melekat kuat pada kultur masyarakat Medan.

Kini, lanskap sepak bola telah bergerak jauh melampaui stadion. Loyalitas supporter tak lagi hidup hanya lewat nyanyian tribun atau syal hijau yang dikibarkan saat laga berlangsung. Ia berevolusi menjadi bagian dari lifestyle, creative movement, dan merchandise culture yang sarat nilai emosional.

Melihat transformasi tersebut, Diboost Sport hadir membawa pendekatan berbeda dalam pengelolaan Official Store PSMS Medan.

Bukan sekadar membangun toko merchandise biasa, melainkan merancang sebuah creative ecosystem yang mempertemukan klub dengan supporter, komunitas kreatif, musisi independen, seniman lokal, hingga pelaku industri kreatif Kota Medan dalam satu ruang kultur yang hidup.

What We Build

Merchandise Management
Diboost Sport mengembangkan official merchandise dengan pendekatan yang lebih refined, eksklusif, dan kontekstual terhadap kultur supporter modern.

Produk yang dibangun tidak berhenti pada kebutuhan apparel semata, tetapi diarahkan menjadi representasi identitas dan lifestyle. Ekosistem merchandise mencakup:
  • Apparel dengan karakter visual yang lebih contemporary,
  • Aksesoris dengan pendekatan street-culture,
  • Lifestyle products yang relevan dengan keseharian supporter,
  • Hingga collectible limited items dengan produksi terbatas untuk menghadirkan rarity value serta emotional attachment yang lebih kuat.

Setiap rilisan dirancang bukan hanya untuk dipakai, tetapi untuk dimiliki dengan rasa bangga.

Local Collaboration Ecosystem
Klub sebesar PSMS Medan layak bertumbuh berdampingan dengan denyut kreatif kotanya sendiri.

Karena itu, Diboost Sport membuka ruang kolaboratif bersama:
  • Musisi lokal,
  • Visual artist,
  • Illustrator,
  • Creative collective,
  • Hingga local brand independen di Kota Medan.

Kolaborasi tersebut tidak semata berorientasi pada transaksi produk. Yang dibangun adalah cultural movement — sebuah koneksi emosional antara klub dan masyarakat urban Medan melalui karya, visual, dan identitas kreatif yang autentik.

Saat supporter merasa dekat secara kultur, loyalitas tumbuh jauh lebih dalam daripada sekadar fandom.

Social Media & Ecommerce Management
Official Store modern tidak cukup hanya menjual produk. Ia harus mampu menghadirkan cerita, membangun interaksi, serta menciptakan percakapan yang terasa dekat dengan audiens muda.

Dalam proses pengelolaannya, Diboost Sport mengembangkan:
  • Social media strategy,
  • Creative content development,
  • Digital campaign activation,
  • Ecommerce operation,
  • Hingga audience expansion secara organik.

Pendekatan komunikasi dibentuk lebih progresif, visual-driven, dan culturally relevant agar PSMS Medan tetap terasa dekat dengan generasi supporter baru tanpa kehilangan akar historisnya.

Impact
Melalui pengelolaan merchandise dan digital activation, Diboost Sport telah menghasilkan berbagai capaian nyata, di antaranya:
  • Lebih dari 3.000 merchandise terjual,
  • Pertumbuhan Instagram awareness hingga 128%,
  • Peningkatan audience engagement secara organik,
  • Serta penguatan identitas brand yang lebih modern, adaptif, dan relevan terhadap kultur supporter masa kini.


Our Vision For PSMS Medan
Kami memandang Official Store PSMS Medan bukan hanya sebagai pusat penjualan merchandise.

Lebih dari itu, Official Store harus berevolusi menjadi representasi kultur sepak bola Kota Medan itu sendiri.

Sebuah brand yang:
  • Dibanggakan oleh supporter,
  • Mampu menarik generasi muda,
  • Relevan dalam ranah lifestyle,
  • Serta memiliki nilai ekonomi yang terus berkembang secara berkelanjutan.

Karena pada akhirnya, merchandise bukan hanya soal produk fisik.

Merchandise adalah medium identitas. Sebuah simbol kedekatan emosional antara klub dan orang-orang yang hidup bersamanya.